EnglishFrenchGermanItalianPortugueseRussianSpanish
BTCClicks.com Banner

Abad ke-15 dan ke-16 adalah periode paling berdarah di zona dataran rendah Aceh, Sumatra Timur dan semenanjung Malaysia. Empat kerajaan saling bantai, berkonspirasi dan saling menaklukkan untuk memperebutkan kekuasaan pada zona perdagangan internasional yang kini dikenal dengan Selat Malaka. Di tengah kecamuk perebutan ekonomi itu, pada tepian sungai Deli, tepatnya Read the rest of this entry…

Share
none

Ibukota dari Kabupaten Nagan Raya adalah Suka Makmue. Kata Nagan merupakan kependekan dari Seunagan yang menunjukkan lima kecamatan hasil pemekaran, sedang Raya berarti besar. Dari sini mungkin diharapkan kelima kecamatan ini akan jadi besar kelak di kemudian hari. Kabupaten Nagan Raya adalah sebuah kabupaten di provinsi Nanggroe Aceh Read the rest of this entry…

Share
none

Kepercayaan individu atau masyarakat dan kondisi alam di mana individu atau masyarakat hidup mempunyai pengaruh signifikan terhadap bentuk arsitektur bangunan, rumah yang dibuat. Hal ini dapat dilihat pada arsitektur Rumoh Aceh, Provinsi Nanggroe Aceh Darussalam, Indonesia. Rumoh Aceh merupakan rumah panggung dengan tinggi tiang antara 2,50 – 3 meter, terdiri Read the rest of this entry…

Share
none

Pola perkampungan tradisional di Aceh Tengah ini, rumah tradisional merupakan komponen penting dari unsur fisik yang mencerminkan kesatuan sakral dan kesatuan sosial. Pembangunannya dilaksanakan secara bergotong royong. Rumah adat yang satu dengan yang lain tidak jauh berbeda, perbedaannya hanya pada pemilihan motif-motif ukiran yang menghiasi Read the rest of this entry…

Share
one

Sultan Khaidir adalah putera dari pasangan Sultan Muhammad Said Malikul Zahir, Sultan kerajaan Samudra Pasai ke-6 dengan sultanah Bahiah. Sultan yang memiliki nama lengkap Sultan Khaidir Malikul Zahir mendapat gelar Malikul Zahir ketika ia diangkat menjadi raja. Sultan Khaidir memerintah kerajaan Samudra Pasai selama kurang lebih sembilan tahun antara tahun 815 H / 1412 M dan 824 H / 1420 M. Pada tahun 824 H beliau digantikan oleh putrinya yang bernama Sultanah Nahrasiyah Malikul Zahir.

Share
none

Menurut Marco Polo, Malik Al-Saleh adalah seorang raja yang kuat dan kaya. Ia merupakan sultan pertama Kerajaan Samudera Pasai. Awalnya, sang Sultan bernama Meurah Silu. Setelah masuk Islam, ia diberi sebuah nama yang biasa digunakan Dinasti Ayyubiyah di Mesir. Read the rest of this entry…

Share
none

Sultan Mahmud Malik Al-Zahir adalah seorang pemimpin yang sangat mengedepankan hukum Islam. Dibawah kekuasannya Samudera Pasai mencapai kejayaannya.

Menurut catatan Ibnu Batutta (seorang musafir yang ahli hukum Islam), Al-Zahir merupakan penguasa yang memiliki ghirah belajar yang tinggi untuk Read the rest of this entry…

Share
none

Dalam sejarah Kesultanan Aceh, Salahuddin merupakan Sultan kedua Kerajaan Aceh, yang berkuasa dari tahun 1530 sampai 1537 atau 1539. Ia merupakan anak tertua dari Sultan Ali Mughayat Syah, sultan pertama Aceh. Berbeda dengan ayah dan saudaranya, Sultan Alauddin al-Qahhar, yang menggantikannya, ia adalah penguasa yang lemah. Read the rest of this entry…

Share
none

Donate for this blog

Suka dengan blog ini? Anda ingin menyumbang untuk pengembangan? Silahkan klik gambar berikut untuk menyumbang.

Link Exchange

Waktu Shalat



D'BC Network









Statistik





Free counters!
Custom Search





               


Popular Post

Categories